PURWODADI, Dalam rangka menjaga keamanan kawasan hutan serta mencegah terjadinya gangguan keamanan hutan (Gukamhut), jajaran petugas Perhutani BKPH Sambirejo KPH Purwodadi bersama masyarakat melaksanakan kegiatan penjagaan malam di Pos Induk 8 wilayah BKPH Sambirejo, pada Senin (27/04).
Kegiatan penjagaan tersebut dilakukan secara bersama oleh petugas Perhutani dan masyarakat desa hutan dengan melakukan pemantauan kondisi kawasan hutan, khususnya pada waktu malam hari yang dinilai rawan terhadap potensi aktivitas ilegal seperti pencurian kayu maupun perburuan satwa liar. Para petugas secara bergantian melakukan patroli di sekitar kawasan hutan sekaligus memantau situasi dari Pos Induk 8 yang menjadi titik pengawasan strategis di wilayah BKPH Sambirejo.
Selain melakukan penjagaan di pos, petugas juga melakukan pemantauan terhadap jalur-jalur yang kerap digunakan sebagai akses keluar masuk kawasan hutan. Upaya tersebut dilakukan sebagai langkah preventif guna memastikan kondisi kawasan hutan tetap aman dan kondusif.
Administratur Perhutani KPH Purwodadi melalui Kepala BKPH Sambirejo, Susilo, menyampaikan bahwa kegiatan penjagaan bersama ini merupakan bentuk sinergi antara Perhutani dan masyarakat desa hutan dalam menjaga kelestarian serta keamanan kawasan hutan.
“Keamanan hutan tidak hanya menjadi tanggung jawab Perhutani, tetapi juga membutuhkan peran aktif masyarakat sekitar hutan. Melalui kegiatan penjagaan bersama ini diharapkan dapat mencegah potensi gangguan keamanan hutan sekaligus menumbuhkan rasa memiliki masyarakat terhadap kelestarian hutan,” ujar Susilo.
Ia menambahkan bahwa keberadaan pos penjagaan menjadi titik penting dalam memantau situasi di lapangan, khususnya pada malam hari ketika potensi gangguan keamanan meningkat.
“Dengan adanya penjagaan secara intensif dan melibatkan masyarakat, kami berharap kawasan hutan di wilayah BKPH Sambirejo tetap terjaga dengan baik serta memberikan manfaat berkelanjutan bagi lingkungan maupun masyarakat sekitar,” tambahnya.
Sementara itu, pengurus Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Wana Makmur, Sudar, mengapresiasi kegiatan penjagaan yang dilakukan bersama antara Perhutani dan masyarakat. Menurutnya, keterlibatan masyarakat dalam menjaga hutan merupakan bentuk kepedulian terhadap kelestarian sumber daya alam di wilayah mereka.
“Kami sebagai masyarakat desa hutan merasa memiliki tanggung jawab untuk ikut menjaga hutan agar tetap aman dan lestari. Dengan adanya kegiatan penjagaan bersama ini, kami berharap dapat mencegah adanya pencurian kayu maupun kegiatan lain yang dapat merusak hutan,” ungkap Sudar.
Ia juga menegaskan bahwa LMDH Wana Makmur siap terus mendukung Perhutani dalam menjaga keamanan kawasan hutan melalui kegiatan patroli maupun penjagaan bersama.
Melalui kegiatan tersebut, Perhutani KPH Purwodadi berharap sinergi antara petugas kehutanan dan masyarakat desa hutan dapat terus terjalin dengan baik sehingga upaya menjaga kelestarian dan keamanan hutan dapat berjalan secara optimal.
Editor : Aris