PURWODADI, Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Purwodadi terus memperkuat sinergi dengan masyarakat desa hutan melalui berbagai kegiatan positif. Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan kerja bakti menjaga kebersihan Pos Induk penjagaan hutan di petak 114A RPH Jangglengan, BKPH Jatipohon pada Senin (27/04).
Kegiatan kerja bakti tersebut dilaksanakan oleh jajaran petugas BKPH Jatipohon bersama masyarakat sekitar hutan. Mereka bersama-sama membersihkan area sekitar pos penjagaan, memangkas rumput liar, merapikan lingkungan, serta menata fasilitas yang ada agar pos tetap bersih, rapi, dan nyaman digunakan sebagai pusat kegiatan pengamanan hutan.
Administratur Perhutani KPH Purwodadi melalui Kepala BKPH Jatipohon, Tutut Sugianto, menyampaikan bahwa kegiatan kerja bakti ini merupakan bentuk nyata sinergi antara Perhutani dan masyarakat dalam menjaga kelestarian hutan. Menurutnya, keberadaan pos penjagaan hutan sangat penting sebagai sarana pengawasan serta koordinasi dalam upaya menjaga keamanan kawasan hutan dari berbagai potensi gangguan.
“Melalui kegiatan kerja bakti ini kami ingin menumbuhkan rasa memiliki bersama terhadap fasilitas penjagaan hutan. Pos ini tidak hanya milik Perhutani, tetapi juga menjadi bagian dari sarana bersama untuk menjaga keamanan dan kelestarian hutan. Dengan lingkungan pos yang bersih dan terawat, diharapkan petugas dan masyarakat dapat lebih optimal dalam melakukan kegiatan pengamanan hutan,” ujar Tutut.
Ia juga menambahkan bahwa keterlibatan masyarakat dalam kegiatan seperti ini menunjukkan adanya kesadaran bersama bahwa hutan memiliki peran penting bagi kehidupan, baik dari sisi lingkungan, ekonomi, maupun keberlanjutan sumber daya alam.
Sementara itu, perwakilan warga yang turut mengikuti kegiatan kerja bakti, Sudadi, mengungkapkan bahwa masyarakat sekitar hutan siap mendukung upaya Perhutani dalam menjaga kelestarian dan keamanan kawasan hutan.
“Kami sebagai warga yang tinggal di sekitar hutan merasa memiliki tanggung jawab bersama untuk menjaga kebersihan dan keamanan lingkungan hutan. Dengan kerja bakti seperti ini, hubungan antara masyarakat dan petugas Perhutani juga semakin erat,” ungkapnya.
Melalui kegiatan kebersamaan tersebut, diharapkan sinergi antara Perhutani dan masyarakat desa hutan dapat terus terjalin dengan baik, sehingga upaya menjaga keamanan, kelestarian, serta keberlanjutan fungsi hutan dapat berjalan secara optimal.