KEDU UTARA ,AMBARAWA (09/03/2026) | Perhutani, Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Utara, mendampingi Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko, Perum Perhutani, bersama Kepala Divisi Regional Jawa Tengah, dalam kunjungan kerja meninjau kegiatan penyadapan getah pinus di Petak 17c1, Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Srandil, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Ambarawa, pada Jumat (06/03).
Kunjungan kerja tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kegiatan penyadapan getah pinus di lapangan sekaligus mendorong optimalisasi produksi getah yang diharapkan dapat berdampak pada peningkatan pendapatan dan kesejahteraan para mitra kerja sadapan. Selain itu, manajemen juga menekankan pentingnya penerapan standar keselamatan kerja dalam setiap aktivitas penyadapan.
Dalam kegiatan tersebut, rombongan didampingi oleh Administratur, KPH Kedu Utara, beserta jajaran manajemen KPH Kedu Utara, dan petugas lapangan BKPH Ambarawa. Peninjauan dilakukan pada sejumlah pohon pinus yang menjadi lokasi penyadapan, termasuk melihat proses pengambilan getah dan penampungan getah yang dilakukan oleh para mitra kerja.
Kepala Divisi Regional Jawa Tengah, Asep Dedi Mulyadi, menyampaikan bahwa kegiatan kunjungan lapangan ini bertujuan untuk memastikan proses produksi getah pinus berjalan optimal serta memberikan manfaat bagi para mitra kerja yang terlibat dalam kegiatan penyadapan.
“Perhutani, ingin memastikan kegiatan penyadapan getah di lapangan berjalan dengan baik dan optimal. Produksi getah yang meningkat diharapkan tidak hanya mendukung target perusahaan, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap peningkatan pendapatan dan kesejahteraan mitra kerja sadapan,” ujar Asep Dedi Mulyadi.
Ia, menambahkan bahwa semakin tinggi target produksi getah Perhutani, maka secara otomatis akan membuka peluang peningkatan pendapatan bagi para mitra kerja sadapan. Oleh karena itu, upaya optimalisasi produksi perlu diimbangi dengan pembinaan, pendampingan, serta penerapan standar keselamatan kerja yang baik di lapangan.
Sementara itu, Administratur, KPH Kedu Utara, Andrie Syailendra, menyampaikan bahwa pihaknya terus melakukan pembinaan dan pendampingan kepada para mitra kerja sadapan agar kegiatan produksi getah dapat berjalan secara optimal, tertib, serta tetap memperhatikan aspek keselamatan kerja.
“KPH Kedu Utara, terus mendorong peningkatan produksi getah melalui pengelolaan sadapan yang baik. Semakin optimal produksi getah yang dihasilkan tentu akan berdampak pada meningkatnya pendapatan para mitra kerja sadapan sehingga kesejahteraan mereka juga dapat ikut meningkat,” ungkap Andrie Syailendra.
Ia, menambahkan bahwa keberhasilan kegiatan penyadapan sangat bergantung pada kerja sama yang baik antara petugas Perhutani di lapangan dan para mitra kerja sadapan.
Salah satu mitra kerja sadapan, Misriyanto, yang ditemui di lokasi juga menyampaikan rasa senangnya atas perhatian manajemen Perhutani, yang turun langsung melihat kegiatan mereka di lapangan.
“Kami merasa senang karena pimpinan Perhutani, datang langsung meninjau kegiatan sadapan. Harapannya produksi getah bisa terus meningkat sehingga penghasilan kami juga ikut bertambah,” ujarnya.
Melalui kunjungan kerja ini diharapkan kegiatan penyadapan getah pinus di wilayah KPH Kedu Utara, dapat semakin optimal, tetap mengedepankan keselamatan kerja, serta memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kesejahteraan para mitra kerja dan keberlanjutan pengelolaan hutan. (Kdu/Nurul)
Editor: Aris
Copyright © 2026