PURWODADI, Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Purwodadi terus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak dalam menjaga kelestarian hutan. Salah satunya melalui kegiatan komunikasi sosial yang dilaksanakan jajaran petugas BKPH Linduk bersama Babinsa Koramil Grobogan, Bhabinkamtibmas Polsek Grobogan serta masyarakat Desa Lebak, Kecamatan Grobogan, pada Minggu (27/04).
Kegiatan yang berlangsung di rumah salah satu tokoh masyarakat Desa Lebak tersebut dikemas dalam suasana santai melalui obrolan dan diskusi ringan antara petugas Perhutani, aparat keamanan, dan masyarakat. Melalui komunikasi sosial ini, diharapkan terjalin hubungan yang semakin erat sekaligus meningkatkan kesadaran bersama untuk menjaga kelestarian hutan di wilayah sekitar desa.
Dalam pertemuan tersebut, para peserta saling bertukar informasi terkait kondisi hutan, potensi gangguan keamanan hutan, serta pentingnya peran masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat koordinasi antara Perhutani, TNI, Polri dan masyarakat dalam upaya pencegahan kerusakan hutan serta antisipasi berbagai potensi bencana alam.
Administratur KPH Purwodadi melalui Kepala BKPH Linduk, M. Bagus Nurul Iman, menyampaikan bahwa sinergi dengan unsur TNI, Polri dan masyarakat merupakan kunci utama dalam menjaga kelestarian hutan.
“Perhutani tidak bisa bekerja sendiri dalam menjaga kelestarian hutan. Dibutuhkan dukungan dan partisipasi semua pihak, mulai dari aparat keamanan hingga masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan hutan. Melalui komunikasi sosial seperti ini, kami berharap tercipta hubungan yang semakin harmonis sehingga bersama-sama kita dapat menjaga hutan agar tetap lestari dan memberi manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Bhabinkamtibmas Polsek Grobogan, Aipda Julian Adi, menyampaikan bahwa pihak kepolisian siap mendukung upaya Perhutani dalam menjaga keamanan dan kelestarian kawasan hutan.
“Kami dari kepolisian tentunya mendukung penuh upaya Perhutani dalam menjaga keamanan hutan. Melalui sinergi dengan TNI dan masyarakat, kami berharap segala potensi gangguan keamanan hutan dapat dicegah sejak dini, sehingga lingkungan tetap terjaga dan masyarakat juga merasakan manfaatnya,” ungkapnya.
Tokoh masyarakat Desa Lebak, Kasturi, menyambut baik kegiatan komunikasi sosial tersebut. Ia menilai pertemuan seperti ini sangat penting untuk mempererat hubungan antara masyarakat dengan Perhutani serta aparat keamanan.
“Kami sebagai masyarakat yang tinggal di sekitar hutan sangat mendukung upaya menjaga kelestarian hutan. Dengan adanya komunikasi seperti ini, masyarakat menjadi lebih paham pentingnya hutan bagi kehidupan dan kami siap ikut menjaga serta melestarikannya,” tuturnya.
Melalui kegiatan komunikasi sosial ini, Perhutani KPH Purwodadi berharap sinergi antara Perhutani, TNI, Polri dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik sehingga kelestarian hutan tetap terjaga serta memberikan manfaat ekologis, sosial dan ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Editor: Aris